Gergaji Listrik
Roy Sukro mendapat pekerjaan baru sebagai penebang pohon. Meskipun telah bekerja sekeras mungkin, namun ia tak berhasil memenuhi target yang telah dibebankan perusahaan untuk menebang lima puluh pohon sehari. Secara kebetulan ia membaca iklan menarik di etalase toko yang menawarkan alat gergaji listrik yang "dijamin dapat menebang enam puluh pohon dalam sehari."
Roy Sukro langsung membeli gergaji listrik yang ditawarkan toko. Namun meskipun ia telah berusaha menggunakan gergaji listrik itu sebaik mungkin namun hasilnya sama saja, ia hanya dapat menebang empat puluh pohon sehari dan belum dapat memenuhi target perusahaan.
Ia kembali ke toko membawa gergaji listrik itu dan minta diperiksakan ketidakberesan gergaji itu.
Penjaga Toko : "Coba saya lihat dulu."
Penjaga toko itu menerima gergaji listrik yang dikeluhkan dan langsung menekan tombol yang berfungsi untuk menyalakan dan mematikan aliran listrik.
Kemudian dengan sangat terperanjat Roy Sukro berkata :
Roy Sukro : "Lho, bunyi apa itu, Pak?"
anzuriel
0 komentar:
Posting Komentar